Refleksi Kisah Nabi Musa: Pelajaran Ujian Al-Quran
Kisah Nabi Musa di Al-Quran penuh pelajaran, terutama tentang berbagai ujian berat yang dihadapinya, dari Firaun hingga Bani Israil, relevan bagi tantangan umat Muhammad.
Kisah Nabi Musa di Al-Quran penuh pelajaran, terutama tentang berbagai ujian berat yang dihadapinya, dari Firaun hingga Bani Israil, relevan bagi tantangan umat Muhammad.
Nabi Musa AS, nabi ulul azmi, berjuang melawan tirani Fir'aun. Lahir dalam bahaya, dibesarkan di istana, ia memimpin kaumnya keluar Mesir dengan mukjizat Laut Merah. Kisahnya teladan keberanian iman.
Syeikh Ahmed Saad jelaskan dominasi kisah Nabi Musa di Al-Quran: pengalaman kaya, panduan komprehensif, dan kesamaan misi kenabian dengan Nabi Muhammad.
Umat Islam meyakini Nabi Isa akan turun pada akhir zaman, bukan dilahirkan kembali. Ia akan memerangi Dajjal, menghancurkan salib, dan mempersatukan dunia Kristen dengan Islam.
Nabi Isa AS dihormati sebagai Rasul Allah, lahir tanpa ayah, dan menunjukkan mukjizat sejak bayi seperti berbicara dan menciptakan burung. Misinya menyeru Bani Israil dan mengabarkan kedatangan Nabi Muhammad SAW.
Gelar 'Al Masih' Nabi Isa jadi perdebatan ulama. Tafsirnya beragam, dari akar kata `masah` (mengusap/mengurapi) atau `saha` (berjalan luas). Juga dikaitkan dengan keberkahan, 'As Shiddiq', atau raja, cerminkan kekayaan interpretasi...
Nabi Isa lahir tanpa ayah dari Maryam, keturunan Keluarga Imran yang mulia dan dipilih Allah. Kisah mereka diabadikan Al-Qur'an, termasuk nazarnya Hannah.
Nabi Isa AS, nabi Ulul Azmi, memiliki mukjizat dan keistimewaan. Islam meyakini ia tidak dibunuh/disalib, melainkan diangkat Allah, dengan pengkhianat diserupakan.
Islam memandang Nabi Isa AS sebagai utusan pilihan Allah, bukan Tuhan. Ia adalah nabi pendahulu Muhammad SAW, akan kembali di akhir zaman sebagai mujaddid, membawa keadilan dan kedamaian.
Nabi Isa AS akan kembali di akhir zaman. Tanda-tandanya meliputi huru-hara global, Dajjal, dan kemakmuran shalat Shubuh. Hadis Shahih Muslim menjelaskan kedatangan-Nya.