Kisah Nabi Isa AS: Kelahiran Ajaib dan Mukjizat Ilahi

Monitorday.com – Nabi Isa AS, dikenal pula sebagai Al-Masih dan Ibnu Maryam, merupakan figur sentral dalam ajaran Islam yang dihormati sebagai hamba dan Rasul Allah. Kelahirannya yang ajaib tanpa ayah, sebuah mukjizat ilahi yang diabadikan dalam Al-Qur’an, menjadi penegas keesaan Allah SWT dan kesucian ibundanya, Maryam, di tengah masyarakat kala itu.

Kisah kelahiran Nabi Isa AS yang luar biasa ini termaktub dalam Surah Maryam ayat 16 hingga 40. Dimulai dari momen ketika Maryam menyendiri, Allah SWT mengutus Malaikat Jibril AS yang menyerupai manusia sempurna untuk menyampaikan kabar gembira mengenai anugerah seorang putra suci yang akan dilahirkannya.

Peristiwa ini digambarkan dalam QS Maryam ayat 16:

“Dan Ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, Maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.”

Setelah kelahirannya, Nabi Isa AS segera menunjukkan mukjizat pertamanya dengan berbicara saat masih dalam buaian untuk membela kehormatan ibundanya dari tuduhan masyarakat. Dalam QS Maryam ayat 30, ia bersaksi:

Ia berkata, “Sesungguhnya aku ini hamba Allah SWT, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.”

Selain itu, Nabi Isa AS juga dianugerahi mukjizat lain yang mengagumkan, seperti kemampuan menciptakan burung hidup dari tanah liat atas izin Allah SWT. Hal ini termaktub dalam QS Al-Imran ayat 49:

“Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah SWT.”

Misi kenabian Nabi Isa AS melanjutkan risalah Nabi Musa AS, menyeru Bani Israil untuk menyembah Allah semata, serta menyampaikan kabar gembira tentang kedatangan Rasul terakhir, Nabi Muhammad SAW. QS Al-Shaf ayat 6 mengabadikan ucapannya:

“Dan (ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, Yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.”

Show Comments (0) Hide Comments (0)
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted