Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hikmah

Keutamaan Bergembira atas Datangnya Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan rahmat, telah mendekati kita sekali lagi. Ini adalah waktu yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia, karena di dalamnya terdapat kesempatan untuk mendapatkan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT. Di antara banyak keutamaan bulan Ramadhan, salah satu yang paling penting adalah kegembiraan yang meluap-luap atas kedatangannya.

Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang diberkati oleh Allah SWT. Ini adalah bulan di mana Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Karena itu, setiap momen di bulan Ramadhan merupakan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah, dzikir, dan amal saleh. Ketika kita menyadari keutamaan besar dari bulan ini, alam bawah sadar kita secara alami merespons dengan rasa gembira dan sukacita.

Kegembiraan atas kedatangan bulan Ramadhan juga muncul dari pemahaman akan manfaat besar yang dapat diperoleh selama bulan ini. Ini adalah waktu di mana pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Dalam suasana yang penuh dengan rahmat ini, kita memiliki kesempatan luar biasa untuk membersihkan diri kita dari dosa-dosa masa lalu, memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT, dan memperkuat ikatan spiritual kita.

Selain itu, bulan Ramadhan juga membawa bersamanya berbagai kegiatan ibadah yang memberikan kegembiraan dan kebahagiaan kepada umat Muslim. Dari sahur bersama keluarga dan teman-teman, hingga tarawih di masjid bersama jamaah, setiap amal ibadah dalam bulan Ramadhan membawa kebahagiaan tersendiri. Bahkan, saat menjalani puasa yang panjang dan menantang, kita dapat merasakan kegembiraan dalam menundukkan hawa nafsu kita demi Allah SWT.

Selain itu, bulan Ramadhan juga merupakan waktu yang penuh dengan peluang untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Zakat, sedekah, dan amal kebaikan lainnya menjadi lebih bermakna dan bernilai dalam bulan ini. Ketika kita memberikan kepada orang-orang yang membutuhkan dengan ikhlas dan tulus, kita tidak hanya membantu mereka dalam kebutuhan fisik mereka, tetapi juga membawa kebahagiaan kepada mereka dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Namun, kegembiraan atas kedatangan bulan Ramadhan tidak boleh membuat kita lalai dalam menjalankan ibadah dan amal kebaikan. Sebaliknya, itu seharusnya menjadi pemicu untuk lebih bersemangat dan berdedikasi dalam mencapai tujuan spiritual kita. Kita harus mengambil setiap kesempatan yang diberikan oleh bulan Ramadhan ini untuk memperbaiki diri kita, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan meningkatkan kualitas hidup kita secara keseluruhan.

Dengan demikian, sebagai umat Muslim, mari kita sambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan sukacita. Mari kita manfaatkan setiap momen dalam bulan yang diberkati ini untuk meningkatkan kualitas spiritual kita, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan membawa kebahagiaan kepada sesama. Dengan melakukan itu, kita akan merasakan keberkahan dan kebahagiaan yang melimpah selama bulan Ramadhan dan di luar itu. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberkahi kita selama bulan Ramadhan ini. Amin.

Robby Karman
Written By

Penulis, Peminat Kajian Sosial dan Keagamaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait

Kajian

KITA TAHU negara muslim atau negara dengan mayoritas penduduk muslim saat ini rata-rata tertinggal dari negara-negara dari negara Eropa atau Asia Timur. Hal ini...

Kajian

Metode tafsir maudhu’i, juga dikenal sebagai metode tematik, adalah cara mengumpulkan ayat-ayat Al-Quran yang memiliki maksud yang sama, membahas topik yang sama, dan menyusunnya...

Kabar

RUANGSUJUD.COM – Nama Nupur Sharma mendadak menjadi perbincangan publik. Pernyataan petinggi partai penguasa, Bharatya Janata Party (BJP) membuat kontroversi. Dalam sebuah debat di media Times Now, Sharma...

Opini

RUANGSUJUD.COM – Bagi kita semua kata taqwa tentu sudah bukan menjadi suatu yang asing, kata yang berasal dari Bahasa arab ini sudah melebur dalam tradisi...