Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar

Inilah Masjid Tertua Di China

Dalam perjalanan menarik ini, kita akan merenung sejarah yang begitu memikat dari salah satu tempat suci di Tiongkok, yakni Masjid Huaisheng. Terletak di Guangzhou, Provinsi Guangdong, masjid ini memegang posisi khusus sebagai masjid tertua di negeri ini, dan kisah di baliknya sungguh luar biasa.

Pengantar ke Masjid Huaisheng

Masjid Huaisheng, yang juga dikenal dengan sebutan Masjid Rumbai atau Masjid Jauhar, adalah pusat ibadah Islam yang mendalamkan akar sejarahnya di daratan Tiongkok. Bangunan ini tak hanya memikat mata dengan keindahan arsitekturnya, tetapi juga menciptakan hubungan khusus antara budaya dan agama yang berbeda.

Asal Usul Nama

Nama “Huaisheng” yang melekat pada Masjid Huaisheng memiliki asal usul yang menarik yang merujuk pada sejarah masjid itu sendiri. Pada abad ke-7, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Saad bin Abi Waqqash tiba di Guangzhou sebagai seorang pedagang. Dalam pencariannya untuk tempat aman untuk menyimpan kain sutera berharga, Saad diterima dengan baik oleh seorang pedagang Tiongkok bernama Ubai. Ubai membantu Saad menyimpan kain-kain berharga itu di rumahnya yang ditandai dengan rumbai putih.

Keajaiban Rumbai Putih

Saat Saad kembali ke Mekkah, ia menceritakan bagaimana kebaikan hati Ubai dan rumbai putih yang menjadi tanda rumahnya telah menyelamatkan kain-kain berharganya. Khalifah Umar bin Khattab sangat terharu mendengar kisah ini dan memutuskan untuk memberikan hadiah kepada Ubai sebagai tanda terima kasih. Khalifah Umar mengambil rumbai putih yang menjadi ciri khas rumah Ubai dan mencelupkannya ke dalam emas cair, menciptakan rumbai emas yang indah yang kemudian diberikan kepada Ubai sebagai tanda penghargaan atas kebaikan hatinya.

Simbol Persaudaraan

Masjid Huaisheng menjadi simbol persaudaraan yang menghubungkan dua bangsa dengan budaya dan agama yang berbeda. Ini adalah cerminan harmoni dan toleransi yang pernah ada antara orang-orang beragama di Tiongkok di masa lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Arsitektur Megah

Keindahan Masjid Huaisheng juga tercermin dalam arsitekturnya yang megah dan unik. Bangunan ini menggabungkan gaya arsitektur Tiongkok kuno dengan elemen seni Islam, menciptakan pesona yang tak tertandingi. Kubah dan menara masjid menambah pesona bangunan ini.

Saksi Bisu Sejarah

Selama lebih dari seribu tahun, Masjid Huaisheng telah menyaksikan berbagai peristiwa bersejarah di Guangzhou. Seiring berjalannya waktu, dari masa kemakmuran hingga perubahan politik, masjid ini telah menjadi saksi bisu perjalanan panjang kota ini.

Pengaruh Budaya

Masjid Huaisheng juga memiliki pengaruh kuat terhadap budaya setempat. Festival-festival keagamaan dan budaya Islam sering diadakan di sekitar masjid, memperkaya kehidupan sosial masyarakat setempat.

Keanekaragaman Aktivitas

Masjid Huaisheng bukan hanya sebuah tempat ibadah; itu juga merupakan pusat aktivitas keagamaan dan sosial. Orang-orang berkumpul di sini untuk memperdalam pemahaman agama, membaca Al-Quran, dan berdiskusi tentang isu-isu penting.

Mengagumi Keindahan Masjid

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setiap tahun, ribuan wisatawan datang ke Masjid Huaisheng untuk mengagumi keindahan arsitekturnya dan berpartisipasi dalam upacara keagamaan yang diadakan di sini.

Peninggalan Berharga

Masjid Huaisheng dianggap sebagai salah satu peninggalan berharga bagi umat Islam di Tiongkok. Pengunjung dapat merasakan aura sejarah dan keagungan bangunan ini.

Meningkatnya Wisata Religi

Dalam beberapa tahun terakhir, wisata religi semakin populer di kalangan wisatawan asing dan lokal. Hal ini telah meningkatkan jumlah kunjungan ke Masjid Huaisheng.

Memperkuat Toleransi Beragama

Kehadiran Masjid Huaisheng sebagai tempat suci Islam di tengah-tengah masyarakat mayoritas non-Muslim adalah bukti nyata tentang pentingnya toleransi beragama.

Keabadian Sebuah Warisan

Masjid Huaisheng akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Tiongkok dan warisan budaya umat Islam di negeri ini. Ini adalah cerminan harmoni dan keragaman yang dapat dicapai ketika berbagai budaya dan agama bersatu dalam semangat saling penghargaan dan persaudaraan.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Avatar
Written By

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait

Kajian

Metode tafsir maudhu’i, juga dikenal sebagai metode tematik, adalah cara mengumpulkan ayat-ayat Al-Quran yang memiliki maksud yang sama, membahas topik yang sama, dan menyusunnya...

Kajian

KITA TAHU negara muslim atau negara dengan mayoritas penduduk muslim saat ini rata-rata tertinggal dari negara-negara dari negara Eropa atau Asia Timur. Hal ini...

Hikmah

Ibrahim bin Adham, seorang tokoh sufi yang terkenal dalam sejarah Islam, dikenal dengan nasihat-nasihatnya yang tajam dan mendalam. Nasihat-nasihatnya tidak hanya mengingatkan kita tentang...

Kabar

RUANGSUJUD.COM – Nama Nupur Sharma mendadak menjadi perbincangan publik. Pernyataan petinggi partai penguasa, Bharatya Janata Party (BJP) membuat kontroversi. Dalam sebuah debat di media Times Now, Sharma...