Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hikmah

Pentingnya Menjaga Lisan bagi Seorang Muslim dalam Ajaran Islam

Pentingnya Menjaga Lisan bagi Seorang Muslim dalam Ajaran Islam

Lisan merupakan salah satu anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Dalam ajaran Islam, menjaga lisan memiliki peran yang sangat penting dan dianggap sebagai salah satu aspek penting dalam menjalani kehidupan seorang Muslim. Hal ini tercermin dalam banyak ajaran dan tuntunan dalam Islam.

Kedudukan Lisan dalam Islam:

  1. Tata Krama dan Etika Berbicara: Islam menekankan pentingnya berbicara dengan tata krama, sopan santun, dan etika yang baik. Rasulullah SAW mengajarkan untuk berbicara dengan lembut, menjauhi kata-kata yang kasar, serta tidak menyakiti perasaan orang lain.
  2. Tuntunan Berbicara yang Baik: Al-Qur’an dan Hadis menyediakan banyak tuntunan tentang bagaimana seharusnya berbicara. Allah SWT menegaskan bahwa manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas setiap perkataan yang diucapkan.

Bahaya Lisan yang Buruk:

  1. Fitnah dan Pencemaran Nama Baik: Lisan yang buruk dapat menyebabkan fitnah (fitnah) dan mencemarkan nama baik orang lain, yang merupakan dosa besar dalam Islam.
  2. Kebohongan dan Sumpah Palsu: Berbicara bohong atau bersumpah palsu adalah perilaku yang sangat dilarang dalam Islam.
  3. Ghibah dan Memfitnah: Berbicara tentang kejelekan orang lain atau ghibah adalah tindakan yang dikecam dalam ajaran Islam.

Tuntunan Positif dalam Menjaga Lisan:

  1. Berkata yang Baik atau Diam: Rasulullah SAW mengajarkan, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
  2. Berbicara dengan Kebaikan: Islam mendorong umatnya untuk selalu berbicara dengan kata-kata yang baik, memotivasi, dan memberi manfaat bagi orang lain.

Menebus Kesalahan Lisan:

  1. Mengakui Kesalahan: Jika telah melakukan kesalahan dalam perkataan, Islam mengajarkan untuk mengakui kesalahan tersebut dan meminta maaf secara tulus.
  2. Bertaubat dan Memperbaiki Diri: Selain meminta maaf, tindakan yang lebih baik adalah bertaubat kepada Allah dan berusaha memperbaiki diri agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Kesimpulan:

Menjaga lisan bagi seorang Muslim adalah bagian penting dari praktik keagamaan dalam Islam. Islam mengajarkan untuk berbicara dengan bijaksana, menjauhi perkataan yang menyakiti orang lain, serta memberi manfaat dan motivasi kepada sesama. Lisan yang baik merupakan cerminan dari hati yang suci dan penuh kesadaran spiritual. Dengan menjaga lisan, seorang Muslim diharapkan dapat menjalani kehidupan yang penuh berkah, harmoni, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Robby Karman
Written By

Penulis, Peminat Kajian Sosial dan Keagamaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait

Kajian

Metode tafsir maudhu’i, juga dikenal sebagai metode tematik, adalah cara mengumpulkan ayat-ayat Al-Quran yang memiliki maksud yang sama, membahas topik yang sama, dan menyusunnya...

Kajian

KITA TAHU negara muslim atau negara dengan mayoritas penduduk muslim saat ini rata-rata tertinggal dari negara-negara dari negara Eropa atau Asia Timur. Hal ini...

Hikmah

Ibrahim bin Adham, seorang tokoh sufi yang terkenal dalam sejarah Islam, dikenal dengan nasihat-nasihatnya yang tajam dan mendalam. Nasihat-nasihatnya tidak hanya mengingatkan kita tentang...

Kabar

RUANGSUJUD.COM – Nama Nupur Sharma mendadak menjadi perbincangan publik. Pernyataan petinggi partai penguasa, Bharatya Janata Party (BJP) membuat kontroversi. Dalam sebuah debat di media Times Now, Sharma...