Monitorday.com – Mantan Mufti Mesir, Syekh Dr Ali Jum’ah, baru-baru ini menyoroti pentingnya kesucian hati sebagai bentuk kesucian paling utama dalam Islam, mengacu pada pandangan Imam Al-Ghazali. Penekanan ini disampaikan Syekh Jum’ah dalam penjelasannya mengenai empat jenis kesucian.
Menurut Syekh Jum’ah, berbeda dengan kesucian fisik yang banyak diatur dalam kitab-kitab fiqih, kesucian hati menduduki posisi sentral di sisi Allah SWT. Ini merupakan inti dari pembersihan diri seorang Muslim yang sejati.
“Kesucian hati itulah yang paling utama, yang berarti bahwa hati bersih dari keburukan. Karena hati sejatinya adalah rumah Allah SWT,” tutur Syekh Ali Jumah.
Dijelaskan Syekh Jumah, kesucian hati mencerminkan kebebasan seseorang dari sifat-sifat negatif. Ini meliputi pelit, iri hati, dengki, kebencian, dendam, kesombongan, dan egois, yang semuanya dapat mengotori batin.
Pendapat ini juga didasari oleh firman Allah SWT: “Allah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya…” (QS Al-Ahzab ayat 4).
Dengan demikian, menjaga kebersihan hati dari segala bentuk keburukan menjadi prioritas utama bagi seorang Muslim, sejalan dengan ajaran para ulama dan Al-Quran, serta merupakan fondasi bagi kesucian diri secara keseluruhan.
