Keutamaan Sholat Dhuha dalam Ajaran Islam

Ruangsujud.com–Sholat dhuha adalah ibadah sholat sunnah yang dilaksanakan pada waktu pagi hari, tepatnya saat memasuki waktu dhuha. Waktu dhuha dimulai ketika matahari telah naik setinggi tombak, yang secara umum diperkirakan sekitar pukul tujuh pagi.

Pelaksanaan sholat dhuha secara rutin diyakini membawa banyak keutamaan bagi muslim yang mengerjakannya. Ibadah ini bukan hanya bernilai sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, melainkan juga memiliki dampak positif bagi ketenangan batin dan kehidupan spiritual.

Sebagai salah satu amalan sunnah, sholat dhuha memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Amalan ini dinilai sebagai perbuatan yang baik dan utama, sehingga sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara rutin, sebagaimana disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW melalui berbagai riwayat hadits.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW memberikan tiga pesan penting yang tidak pernah beliau tinggalkan hingga wafat, salah satunya adalah sholat dhuha. Pesan tersebut mencerminkan konsistensi Nabi dalam menjalankan ibadah ini.

Dalam hadits tersebut disebutkan:

أوصاني خليلي صلى الله عليه وسلم بثلاث بصيام ثلاثة أيام من كل شهر وركعتي الصحى وأن أوتر قبل أن أرقد (رواه البخاري ومسلم)

“Aku telah diberi tiga pesan oleh kekasihku -Rasulullah. Aku tidak pernah meninggalkan tiga hal itu sampai aku dipanggil oleh Yang Mahakuasa: (1) puasa tiga hari pada setiap bulan; (2) sholat dhuha; (3) sholat witir.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa sholat dhuha termasuk amalan yang secara khusus dipesankan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Ibadah ini merupakan bagian dari amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dijaga secara konsisten, menegaskan nilai spiritual dan keutamaannya dalam kehidupan seorang Muslim.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments