Sejarah Perayaan Tahun Baru 1 Januari dari Romawi

Monitorday.com – Perayaan tahun baru pada malam pergantian 31 Desember ke 1 Januari adalah tradisi global yang diadopsi hampir seluruh negara di dunia. Namun, penetapan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun ini ternyata berakar dari satu budaya tunggal yang kemudian berkembang dan diserap secara luas.

Penetapan historis 1 Januari sebagai hari pertama tahun baru bermula pada era Romawi kuno. Inisiatif krusial ini dilakukan oleh Kaisar Julius Caesar sebagai bagian dari reformasi kalender yang signifikan, menggantikan sistem penanggalan sebelumnya yang tidak selaras dengan siklus matahari.

Caesar menetapkan tanggal 1 Januari sebagai hari pertama tahun baru sebagai penghormatan kepada dewa Janus, dewa permulaan dengan dua wajah yang melambangkan kemampuannya melihat ke masa lalu dan masa depan.

Pada masa itu, masyarakat Romawi merayakan hari raya dewa Janus dan tahun baru dengan bertukar hadiah satu sama lain, menghias rumah mereka dengan cabang pohon laurel, serta menghadiri pesta.

Namun, selama Abad Pertengahan di Eropa, perayaan tahun baru ini sempat dianggap sebagai praktik penyembahan berhala. Oleh karena itu, hari libur pun dipindahkan ke tanggal-tanggal yang memiliki makna keagamaan lebih kuat, seperti 25 Desember atau 25 Maret.

Barulah pada tahun 1582, Paus Gregorius XIII menetapkan Kalender Gregorian yang kini menjadi standar global. Penetapan ini sekaligus memulihkan kembali 1 Januari sebagai hari awal tahun baru, sebuah tradisi yang terus dilestarikan hingga saat ini.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted