MUI Imbau Umat Saling Menghargai Perbedaan Awal Ramadan

Ruangsujud.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk saling menghargai perbedaan dalam penetapan awal Ramadan. Imbauan ini disampaikan dalam Sidang Isbat penentuan awal bulan Ramadan sebagai respons atas potensi perbedaan metode hisab dan rukyat.

Menurut mui.or.id, MUI menegaskan bahwa perbedaan dalam penetapan awal Ramadan merupakan hal yang wajar dalam khazanah fikih Islam. Perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan di tengah umat, terutama saat memasuki bulan suci yang sarat dengan nilai persatuan dan kebersamaan.

MUI menilai bahwa baik metode hisab maupun rukyat memiliki dasar ilmiah dan dalil syar’i yang kuat. Oleh karena itu, umat Islam diminta untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap dewasa, bijak, dan penuh toleransi, tanpa saling menyalahkan atau merendahkan.

Imbauan ini disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penetapan kalender Hijriah, khususnya menjelang Ramadan. MUI berharap masyarakat dapat fokus pada peningkatan kualitas ibadah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah selama bulan suci.

Menurut mui.or.id, MUI menekankan bahwa persatuan umat jauh lebih penting dibandingkan perbedaan teknis penetapan awal Ramadan. Dengan saling menghormati, Ramadan diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman umat Islam Indonesia.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted