Masjid Inggris Buka Pintu, Bangun Jembatan dengan Masyarakat

Ruangsujud.com– Lebih dari 100 masjid di berbagai wilayah Inggris membuka pintu bagi masyarakat pada 19 dan 20 September 2026 melalui program Visit My Mosque. Kegiatan tahunan yang digagas Muslim Council of Britain (MCB) ini mengundang masyarakat dari berbagai agama maupun yang tidak beragama untuk mengenal kehidupan Muslim dan aktivitas masjid secara langsung. Menurut The Guardian, kegiatan tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran terhadap meningkatnya sentimen dan serangan anti-Muslim di Inggris.

Program tersebut menyediakan ruang pertemuan informal antara warga Muslim dan masyarakat sekitar. Pengunjung dapat mengikuti tur masjid, berdiskusi dengan imam dan anggota komunitas, menikmati makanan serta minuman, dan memperoleh penjelasan mengenai Islam, ibadah, serta berbagai kegiatan sosial yang dilakukan masjid. Menurut panduan resmi Visit My Mosque, masyarakat tidak perlu memeluk agama tertentu untuk mengikuti kegiatan tersebut dan acara terbuka untuk semua kalangan.

Menurut The Guardian, keterbukaan tersebut memiliki arti khusus karena sejumlah masjid di Inggris menghadapi berbagai bentuk gangguan dan serangan. Program Visit My Mosque kemudian menjadi salah satu cara komunitas Muslim membangun hubungan langsung dengan tetangga dan mengurangi kesalahpahaman yang dapat muncul ketika kehidupan Muslim hanya dikenal melalui pemberitaan atau media sosial.

Program Visit My Mosque telah berlangsung selama lebih dari satu dekade dan pada 2026 memasuki penyelenggaraan ke-11. Media Hyphen melaporkan lebih dari 115 masjid ikut serta pada tahun ini. Selama dua hari kegiatan, pengunjung diberi kesempatan untuk melihat langsung kehidupan komunitas Muslim, termasuk sejarah masjid, kegiatan pendidikan, pelayanan sosial, kegiatan pemuda, dan aktivitas kemasyarakatan.

Dari sisi sosial, kegiatan ini menunjukkan bagaimana masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang komunitas. Sejumlah masjid yang berpartisipasi memiliki program untuk anak-anak, pemuda, keluarga, kegiatan olahraga, pendidikan, dukungan sosial, hingga aktivitas lintas agama. Dengan membuka ruang tersebut kepada masyarakat luas, komunitas Muslim berupaya membangun komunikasi berdasarkan perjumpaan langsung.

Menurut The Guardian, kegiatan ini juga mempertemukan berbagai komunitas keagamaan dalam suasana yang lebih terbuka. Solidaritas dari sebagian pemimpin komunitas Yahudi turut muncul karena mereka juga menghadapi persoalan kebencian berbasis agama. Pesan yang dibawa kegiatan tersebut adalah bahwa dialog dan perjumpaan antarkomunitas dapat menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan sosial yang lebih saling memahami.

Visit My Mosque 2026 pada akhirnya menjadi contoh pendekatan komunitas yang sederhana: membuka pintu, menyajikan ruang untuk bertanya, dan mempertemukan warga secara langsung. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap hubungan antaragama di Inggris, kegiatan semacam ini memperlihatkan peran masjid sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat yang lebih luas.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted