Kemenag-MUI Perkuat Pembinaan Umat

3 Poin Utama:

  • Kemenag Sumut dan MUI Sumut menandatangani nota kesepahaman penguatan pembinaan umat.
  • Kerja sama mencakup pendidikan, dakwah, seni budaya Islam, serta pembinaan akhlakul karimah.
  • Kedua lembaga juga mendorong moderasi beragama, kerukunan, penelitian, dan pertukaran data.

Ruangsujud.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut memperkuat sinergi pembinaan keagamaan Islam di daerah. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Medan pada Rabu, 23 September 2026.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi mengatakan kerja sama tersebut mencakup penguatan pembinaan umat, seni dan budaya Islam, serta pengembangan keumatan. Sasaran program meliputi tenaga pendidik dan kependidikan agama Islam, siswa atau santri madrasah, serta lembaga pendidikan Islam di lingkungan Kemenag Sumut.

Sinergi juga diarahkan pada kegiatan dakwah dan syiar Islam di madrasah serta pondok pesantren. Kemenag dan MUI berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlakul karimah peserta didik.

“Kali ini berkolaborasi bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama, semoga membawa banyak manfaat bagi umat Islam di Sumatera Utara,” kata Ketua MUI Sumut Maratua Simanjuntak (ANTARA, 24 September 2026).

Selain pembinaan keagamaan, kerja sama tersebut mencakup bimbingan akhlakul karimah, penelitian dan pengkajian, penguatan moderasi beragama serta kerukunan umat beragama. Kedua lembaga juga menyepakati pertukaran data dan informasi serta pemanfaatan sumber daya untuk mendukung berbagai program pembinaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran lembaga keagamaan dalam kehidupan masyarakat Sumatera Utara yang memiliki keragaman sosial dan agama. Sebelumnya, Kemenag Sumut juga mendorong penguatan sinergi lintas pihak untuk mencegah konflik sosial berdimensi keagamaan dan memperkuat moderasi beragama di daerah.

Dengan kolaborasi Kemenag dan MUI, pembinaan Islam diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi program pendidikan, dakwah, penguatan karakter, dan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted