RUANGSUJUD.COM - Ada kisah menarik yang diriwayatkan oleh Hasan. Suatu ketika seorang nenek mendatangi Nabi Muhammad SAW. Sang nenek minta didoakan Rasulullah SAW agar dirinya masuk surga. 

Mendengar hal tersebut, Rasulullah menjawab bahwa surga tidak akan dimasuki oleh nenek-nenek. Sang nenek pun menangis. Dia sedih karena artinya dia tidak bisa masuk surga. Nenek tersebut pergi meninggalkan Rasulullah SAW. 

Melihat hal tersebut, Rasulullah SAW mengutus sahabatnya untuk menjelaskan kepada sang nenek yang salah paham. Maksud dari perkataan Rasulullah SAW bahwa surga tidak dimasuki oleh nenek-nenek adalah, sang nenek akan menjadi perempuan muda kembali saat masu surga. 

Namun nenek tersebut salah paham. Dia mengira bahwa dia tidak bisa masuk surga karena nenek-nenek. Rasulullah SAW kemudian menyebutkan QS. Ar Rahman: 70. Sesungguhnya Allah Swt. telah berfirman, "Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan ciptaan yang baru, maka Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.”

Mufassir Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir Ibnu Katsir menerangkan maksud ayat tersebut yakni, Kami (Allah) kembalikan lagi mereka dalam penciptaan yang baru yang sebelumnya mereka telah tua renta, lalu menjadi perawan dan berusia muda kembali.

Sesudah mereka tidak perawan lagi, kembali menjadi perawan dan penuh dengan gairah cinta serta disukai oleh suami-suami mereka karena mereka telah berubah rupa menjadi muda, cantik, dan menarik.

Jika dilihat dari perspektif hari ini, Rasulullah SAW seperti sedang becanda kepada sang nenek. Sayangnya kita tidak tahu persis niat Rasulullah SAW pada saat itu. Apa memang bergurau atau dia serius. Namun kesalahpahaman sang nenek cukup jenaka untuk menjadi sebuah kisah anekdot. Ada unsur kelucuan di dalamnya.