RUANGSUJUD.COM - Seorang muslim pasti ingin menjadi hamba yang dicintai Allah SWT. Muslim yang dicintai oleh Allah SWT hidupnya akan dimudahkan dan berkah. Bukan berarti tak ada masalah, namun setiap masalah yang didapat akan bisa dilewati dengan mudah. Lantas bagaimanakah tips-tips agar kita dicintai Allah SWT? Lakukan amalan-amalan berikut ini:

Dari Abu Amr asy-Syaibâni –namanya Sa’d bin Iyâs- berkata, “Pemilik rumah ini telah menceritakan kepadaku –sambil menunjuk rumah Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu dengan tangannya, ia berkata, ‘Aku bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , ‘Amalan apakah yang paling dicintai Allâh?’

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Shalat pada waktunya.” Aku (Abdullah bin Mas’ud) mengatakan, ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Berbakti kepada dua orang tua.” Aku bertanya lagi, ‘Lalu apa lagi?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allâh.” (Al I'lam bi Fawaid Umdatil Ahkaam)

Menurut hadits di atas, ada 3 amalan yang paling dicintai Allah SWT dibanding amalan lainnya: 

1. Shalat Pada Waktunya

Shalat adalah rukun Islam yang kedua setelah syahadat. Shalat membedakan mukmin dengan kafir. Shalat juga tiang agama. Saking pentingnya shalat, dia juga akan dihisab yang pertama kali di akhirat. Karena keutamaannya, maka shalat menjadi ibadah yang diprioritaskan oleh seorang muslim. 

Shalat di awal waktu adalah bukti bahwa seseorang memprioritaskan shalat dalam hidupnya. Karena itu orang yang shalat di awal waktu dicintai oleh Allah SWT. Kebiasaan shalat di awal waktu juga menunjukkan kedisiplinan seseorang. 

2. Berbakti Kepada Orang Tua

Dalam QS. Al Isra: 23 Allah SWT berfirman:  Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Dalam Islam, berbuat baik kepada kedua orang tua disebut dengan birrul walidain. 

Seorang muslim dianjurkan berbuat baik kepada orang tua karena mereka yang mendidik dan mengasuh anaknya sampai dewasa. Seorang ibu harus merasakan kepayahan yang sangat saat mengandung. Seorang ayah harus berjuang mencari nafkah bagi anaknya.

Jasa orang tua tak akan terbalas. Namun setidaknya sang anak bisa berbakti dengan menjadi anak yang berprestasi dan mendoakannya. 

3. Jihad di Jalan Allah SWT. 

Pada masa Nabi Muhammad SAW, jihad adalah pertempuran fisik antara kaum muslim dengan kelompok kafir yang ingin Islam lenyap dari bumi. Namun pada masa damai seperti sekarang, jihad adalah bersungguh-sungguh dalam meraih tujuan kita. 

Jika kita masih belajar, maka jihad adalah bersungguh-sungguh dalam belajar. Jika sudah bekerja maka jihad adalah bersungguh-sungguh dalam mencari nafkah. Jihad juga bisa berarti melawan hawa nafsu. Jihad melawan hawa nafsu jauh lebih sulit karena menghadapi musuh yang tak terlihat. 

4. Amalan Yang Sedikit Namun Konsisten

Dalam Hadits Riwayat 'Aisyah r.a. Rasulullah SAW bersabda: Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.”

Allah SWT lebih menyukai shalat tahajjud 2 rakaat namun dikerjakan setiap hari dibanding shalat tahajud 11 rakaat namun hanya dilakukan sebulan sekali. Amalan yang sedikit namun konsisten niscaya akan menjadi banyak pula. Sebaliknya amalan besar namun dikerjakan sangat jarang maka akan hilang juga. 

Itulah 4 amalan yang terbaik di sisi Allah SWT. Bagaimana, apakah kita tertarik melakukannya?