RUANGSUJUD.COM - Ilmu dan harta merupakan dua hal yang penting dalam kehidupan. Dengan ilmu dan harta seseorang bisa memperoleh kedudukan yang mulia. Namun menurut Sahabat Ali bin Abi Thalib r.a. ilmu lebih utama dibanding harta. Ali memberikan 10 alasan pendapatnya tersebut sebagai berikut:

1. Ilmu adalah warisan para Nabi sedangkan harta adalah warisan Qarun.

Rasulullah SAW bersabda bahwa orang berilmu adalah pewaris para Nabi. Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir dan penutup. Namun masih ada sekelompok orang yang mewarisi sifat kenabian, yakni orang-orang yang berilmu. Sementara itu dalam sejarah Firaun dan Qarun merupakan contoh orang yang mempunyai banyak harta dan kedudukan tinggi. Namun harta dan kedudukan tidak membuat mereka mulia. 

2. Ilmu bisa menjaga anda sedangkan harta, Anda yang harus menjaganya.

Bayangkan anda baru mempunyai mobil baru. Anda harus menjaga mobil tersebut. Saat mengemudikannya anda harus menjaga agar tidak menabrak yang membuatnya rusak. Mobil anda harus diservis secara rutin agar performanya terjaga. Saat diparkir anda perlu mengunci mobil anda agar tak ada yang mencurinya. 

Namun jika anda mempunyai ilmu, anda tak perlu khawatir ada orang yang mencuri ilmu anda. Justru jika anda mengalami kesulitan, ilmu itu yang akan menjaga anda. Misalnya ilmu bela diri bisa membantu anda saat ada orang yang berusaha membuat anda celaka. Ilmu agama bisa menjaga anda dari perbuatan maksiat. Ilmu dagang bisa menjaga anda dari ditipu saat berdagang. 

3. Orang berilmu mempunyai banyak teman sedangkan orang berharta banyak musuh.

Orang kaya yang banyak harta biasanya akan membuat orang lain iri. Terjadi kecemburuan sosial disebabkan oleh banyaknya harta seseorang. Bahkan dalam persaingan bisnis, tak jarang menggunakan cara kekerasan untuk menghabisi lawan bisnisnya. Berbeda dengan orang yang berilmu, dimana kehadirannya akan membuat orang disekitarnya nyaman. Orang berilmu pun lebih dihargai oleh teman-temannya. 

4. Ilmu yang sering diajarkan akan terus bertambah, sedang harta yang sering dipergunakan akan berkurang.

Saat anda menguasai satu cabang ilmu, lalu anda mengajarkannya kepada orang lain, maka anda akan semakin mahir dalam ilmu tersebut. Semakin banyak anda mengajar, semakin mantap ilmu tersebut menetap dalam benak kita. Bahkan ada ungkapan belajar yang terbaik adalah mengajar. Sebaliknya harta jika diberikan kepada orang lain akan berkurang, bahkan lama-lama akan habis. 

5. Ilmu tidak bisa dicuri sebaliknya harta bisa dicuri

Sampai saat ini belum ada teknologi yang bisa membuat seseorang mencuri ilmu dari orang lain. Oleh karena itu ilmu tidak bisa dicuri. Sebagai orang yang berilmu, anda tidak perlu khawatir akan dirampok. Sebaliknya, semakin banyak harta anda, maka semakin khawatir bahwa harta anda akan dicuri. Siang malam boleh jadi anda tidak bisa tidur mengkhawatirkan harta anda. (bersambung)