Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hikmah

Inilah Enam Alasan Buruknya Riba Menurut Islam

Riba dalam Islam adalah suatu praktik yang dilarang secara tegas, dan Al-Qur’an serta Hadits memberikan berbagai dalil yang menggambarkan betapa buruknya riba. Berikut ini adalah ringkasan beberapa dalil tentang riba:

  1. Kemiripan Riba dengan Perbuatan Syaitan: Al-Qur’an menjelaskan bahwa orang yang makan riba seakan-akan mereka telah diserbu oleh syaitan lantaran penyakit gila. Mereka mengatakan bahwa jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah memperbolehkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah diberi peringatan dari Allah dan berhenti dari riba akan mendapatkannya kembali, dan urusan mereka diserahkan kepada Allah. Namun, orang yang terus makan riba akan menjadi penghuni neraka dan kekal di dalamnya (QS. Al-Baqarah: 275).
  2. Hukuman Kekal di Neraka bagi Pemakan Riba: Al-Qur’an juga menegaskan bahwa pemakan riba akan kekal berada di dalam neraka (QS. Al-Baqarah: 275).
  3. Perlawanan terhadap Riba adalah Perang melawan Allah dan Rasul-Nya: Al-Qur’an mewajibkan kepada orang-orang yang beriman untuk takut kepada Allah dan meninggalkan sisa riba jika mereka adalah orang-orang yang beriman. Jika mereka tidak melaksanakannya, maka Allah dan Rasul-Nya akan memeranginya. Namun, jika mereka bertaubat, mereka memiliki hak atas pokok hartanya tanpa berbuat aniaya (QS. Al-Baqarah: 278-279).
  4. Laknat bagi Semua yang Terlibat dalam Riba: Hadits menyatakan bahwa semua pihak yang terlibat dalam riba, termasuk pemakan riba, yang memberikannya, pencatatnya, dan saksi-saksi, akan mendapatkan laknat dari Allah. Rasulullah SAW secara tegas menyatakan bahwa mereka semua sama (HR. Muslim).
  5. Menggunakan Sistem Riba adalah Tanda Azab dari Allah: Hadits menggambarkan bahwa suatu kaum yang secara terang-terangan menggunakan sistem riba akan mendapatkan azab dari Allah SWT. Dalam konteks ini, kaum tersebut menghalalkan bagi diri mereka sendiri azab dari Allah (HR. Ibnu Majah).
  6. Dosa Memakan Riba Lebih Berat daripada Perzinaan: Hadits menjelaskan bahwa dosa memakan riba yang diketahui sebagai dosa lebih berat daripada tiga puluh enam kali perbuatan zina. Ini menunjukkan seberapa serius Islam melarang riba. Bahkan riba yang paling kecil dianggap lebih berat dari hubungan zina yang paling terlarang (HR. Ahmad, Daruqutni, dan Thabrani).

Dari berbagai dalil di atas, sangat jelas bahwa riba adalah praktik yang sangat buruk dalam Islam. Ketaatan terhadap ajaran agama dan ketakwaan kepada Allah memerlukan meninggalkan riba dan berinvestasi dalam praktik ekonomi yang halal. Dengan demikian, bagi seorang Muslim yang tahu dan memahami ajaran agamanya, bermuamalah dengan riba adalah suatu tindakan yang harus dihindari.

Revana Khatarina
Written By

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait

Kajian

Metode tafsir maudhu’i, juga dikenal sebagai metode tematik, adalah cara mengumpulkan ayat-ayat Al-Quran yang memiliki maksud yang sama, membahas topik yang sama, dan menyusunnya...

Kajian

KITA TAHU negara muslim atau negara dengan mayoritas penduduk muslim saat ini rata-rata tertinggal dari negara-negara dari negara Eropa atau Asia Timur. Hal ini...

Hikmah

Ibrahim bin Adham, seorang tokoh sufi yang terkenal dalam sejarah Islam, dikenal dengan nasihat-nasihatnya yang tajam dan mendalam. Nasihat-nasihatnya tidak hanya mengingatkan kita tentang...

Kabar

RUANGSUJUD.COM – Nama Nupur Sharma mendadak menjadi perbincangan publik. Pernyataan petinggi partai penguasa, Bharatya Janata Party (BJP) membuat kontroversi. Dalam sebuah debat di media Times Now, Sharma...