Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hikmah

Cara Mudah Merawat Iman

shalat taubat
Ilustrasi shalat taubat

Kecantikan dan perawatan tubuh adalah hal yang sangat diperhatikan oleh banyak perempuan. Rambut yang bersih dan berkilau, kulit yang kinclong dan lembab, semuanya adalah dambaan bagi banyak wanita. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika perempuan sering mengeluarkan uang untuk perawatan kulit dan berbagai produk kosmetik. Merawat diri adalah bentuk rasa syukur atas pemberian tubuh yang sempurna dari Allah SWT.

Namun, sambil merawat kecantikan fisik, kita juga harus ingat untuk merawat iman. Terlalu sering, kita terlalu sibuk dengan urusan dunia, sehingga perhatian terhadap iman kita terbengkalai. Padahal, iman adalah pondasi dasar dalam hidup seorang Muslim. Iman yang kuat akan membantu kita berjalan di jalan yang benar dan tetap istiqomah dalam ketaatan.

Iman yang tidak dirawat akan layu dan mati, membuat kita malas melakukan kebaikan dan lebih cenderung melakukan maksiat. Dengan begitu, kita semakin menjauh dari Allah dan kehilangan rahmat-Nya. Oleh karena itu, merawat iman adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditawar.

Ada beberapa cara untuk merawat iman:

Pertama, mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah-ibadah wajib dan sunnah seperti shalat, puasa, membaca Alquran, zikir, dan lainnya. Dengan melakukannya, hati kita akan selalu terhubung dengan Allah.

Kedua, rajin menghadiri kajian Islam. Bergabung dalam majelis ilmu yang membahas agama akan membuat kita terus diingatkan untuk berada di jalan yang benar. Ini akan membantu mengisi iman kita.

Ketiga, memaksa diri untuk taat kepada Allah. Seorang Muslim harus tunduk pada hukum syariah. Tidak peduli apakah kita suka atau tidak, kita harus taat kepada aturan-aturan yang Allah telah tetapkan. Dengan ini, iman kita akan tetap terjaga, dan setan tidak akan memiliki kesempatan untuk menggoda kita ke dalam kemaksiatan.

Keempat, berkontribusi dalam menegakkan agama Allah. Setiap Muslim dan Muslimah memiliki tanggung jawab untuk berjuang di jalan Allah, menyebarkan kalimat-Nya, dan melakukan amar ma’ruf nahyi munkar. Dengan berkontribusi dalam penegakan agama, kita akan selalu termotivasi untuk berada di jalan yang benar.

Sebagaimana Allah berfirman, “Maka demi Tuhanmu, mereka pada hakikatnya tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap keputusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An Nisaa’ [4]: 65)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Iman adalah aset berharga dalam hidup seorang Muslim, dan kita harus merawatnya dengan cermat. Dalam perjalanan hidup ini, seimbangkan perawatan tubuh dengan perawatan iman, dan kita akan menemukan keseimbangan yang baik dalam hidup kita. Dengan iman yang kuat, kita dapat menghadapi dunia dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati.

Robby Karman
Written By

Penulis, Peminat Kajian Sosial dan Keagamaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait

Kajian

KITA TAHU negara muslim atau negara dengan mayoritas penduduk muslim saat ini rata-rata tertinggal dari negara-negara dari negara Eropa atau Asia Timur. Hal ini...

Kajian

Metode tafsir maudhu’i, juga dikenal sebagai metode tematik, adalah cara mengumpulkan ayat-ayat Al-Quran yang memiliki maksud yang sama, membahas topik yang sama, dan menyusunnya...

Hikmah

Ibrahim bin Adham, seorang tokoh sufi yang terkenal dalam sejarah Islam, dikenal dengan nasihat-nasihatnya yang tajam dan mendalam. Nasihat-nasihatnya tidak hanya mengingatkan kita tentang...

Kabar

RUANGSUJUD.COM – Nama Nupur Sharma mendadak menjadi perbincangan publik. Pernyataan petinggi partai penguasa, Bharatya Janata Party (BJP) membuat kontroversi. Dalam sebuah debat di media Times Now, Sharma...