Syafaat Rasulullah Bagi Pengikutnya

Syafaat Rasulullah Bagi Pengikutnya

             ALLAH SWT berfirman,” Dan orang-orang yang bertakwa kepada Rabbnya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka telah sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, ’Kesejahteraan (dilimpahkan) atas kalian, berbahagialah kalian! Maka masukilah surga ini, sedang kalian kekal didalamnya’.” (Az-Zumar:73).     Sedangkan tentang neraka Allah Swt berfirman,” Sehingga apabila mereka telah sampai di neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya.”(Az-Zumar:71). Pintu surga, ketika mereka berada di dekatnya, mereka mendapati pintu-pintu surga tertutup lalu mereka meminta kepada-Nya selaku pemilik dan penguasa agar surga tersebut dibukakan untuk mereka. Mereka meminta syafaat kepada Allah dengan perantaraan rasul-rasul Ulul Azmi. Namun mereka semua menolaknya hingga kemudian para rasul menyuruh mereka menemui nabi terakhir yang paling mulia. Nabi terakhir tersebut berkata, Syafaat ini adalah hak saya. Ia pergi ke bawah Arasy kemudian sujud kepada Rabbnya.

              Allah Swt membiarkan sujud sampai waktu tertentu kemudian mengizinkannya mengangkat kepalanya dan mengajukan permohonannya. Lalu ia meminta syafaat kepada Allah Swt untuk membukakan pintu-pintu surga-Nya. Allah Swt pun memberikan syafaat kepadanya dan mengizinkannya membukakan pintu-pintu surga sebagai bukti keagungan derajat rasul-Nya. Pintu-pintu surga setelah para penghuninya memasukinya maka ia akan tetap selalu dibuka. Serta masuknya para malaikat setiap waktu kepada mereka dengan membawa hadiah-hadiah dan rezki-rezki untuk mereka dari Rabb mereka dan masuknya apa saja yang menggembirakan mereka setiap waktu.  Dalam shahih Bukhari dan shahih Muslim, disebutkan hadits dari Abu Hazm dari Sahl bin Saad bahwa Rasulullah Saw bersabda,” Di surga terdapat delapan pintu. ada yang namanya Rayyan. Yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang puasa.” (Muttafaqun ‘Alaih).
            Dalam shahih Bukhari dan shahih Muslim juga disebutkan hadits dari Zuhri dari Hamid bin Abdurrahman dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ”Barangsiapa berinfak dengan sepasang unta atau kuda atau lainnya di jalan Allah, maka ia dipanggil dari pintu-pintu surga, Wahai hamba Allah, pintu ini lebih baik. Barangsiapa rajin shalat, maka ia dipanggil dari pintu sholat. Barangsiapa berjihad, maka ia dipanggil di pintu jihad. Barangsiapa rajin bershadaqoh, maka ia masuk dari pintu shadaqah. Dan barangsiapa puasa, maka ia dipanggil dipintu Rayyan. Abu Bakar berkata, Wahai Rasulullah, apakah setiap orang dipanggil dari pintu-pintu tersebut? Adakah orang yang dipanggil dari kesemua pintu tersebut? Rasulullah Saw menjawab, Ya, dan aku berharap bahwa engkau termasuk dari mereka.” (Muttafaqun ‘Alaih).