Mengenal Bulan Hijriyah

Mengenal Bulan Hijriyah

               APABILA kita diminta untuk menyebutkan nama bulan kalender masehi, tentu kita semua dapat menjawab Januari, Februari, Maret sampai dengan Desember dengan mudah. Lalu bagaimana jika pertanyaannya diubah menjadi bulan-bulan kalender hijriah. Jangankan orang awam, banyak dari kalangan penuntut ilmu agama yang masih  kesulitan untuk menyebutkannya. Cukup sulit  menemukan negara yang menggunakan kalender hijriah sebagai kalender resminya saat ini. Arab Saudi sekalipun telah mengubah penggunaan kalender hijriah sebagai kalender resmi negara menjadi kalender masehi sejak Oktober 2016.                

              Padahal hitungan hari dan bulan dalam penanggalan hijriah sangat penting dan erat kaitannya dengan pelaksanaan syariat Islam seperti puasa dan haji. Merupakan suatu fenomena yang menyedihkan bahwa banyak di antara kaum muslimin yang masih asing dengan kalender mereka sendiri. Jika melihat pada angka tahun, dimana tahun masehi saat ini adalah 2019 sedangkan tahun hijriyah adalah 1440, kita mungkin beranggapan bahwa kalender mesehilah yang lebih dahulu ada. Namun apakah benar demikian? Penetapan bilangan tahun hijriah dimulai pada masa pemerintahan Khalifah Umar Bin Khattab. Gubernur Basrah Abu Musa Al-Asyári saat itu menulis surat kepada Khalifah Umar yang isinya menanyakan surat-surat darinya yang hanya menyebutkan tanggal dan bulan saja tanpa keterangan tahun,  sehingga membingungkan. Khalifah Umar bin Khattab lalu mengumpulkan beberapa sahabat senior. Mereka bermusyawarah mengenai kalender Islam. Ada yang mengusulkan berdasarkan tahun lahir Rasulullah SAW. Ada juga yang mengusulkan berdasarkan pengangkatan Muhammad SAW menjadi Rasul. Dan yang diterima adalah usul dari Ali bin Abi Thalib, yaitu berdasarkan momentum hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.

             Namun sebelum itu, sudah dikenal nama-nama bulan yang saat ini dikenal sebagai bulan-bulan hijriah, tapi belum ada angka tahun. Penamaan suatu tahun merujuk pada peristiwa penting yang terjadi pada tahun tersebut. Misalnya, Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun gajah. Disebut tahun gajah karena di Mekkah terjadi penyerangan bangunan Kabah oleh pasukan gajah. Lalu kapan kalender hijriyah mulai ada?

             Allah SWT berfirman:  “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. At Taubah:36).