Kiat Mencapai Raudhoh dengan Mudah

Kiat Mencapai Raudhoh dengan Mudah

Ruangsujud.com– Bila ada satu taman di dunia ini yang selalu ingin dikunjungi dan tak pernah sepi, maka taman itu adalah ‘Taman Surga’ atau raudhatul janah, atau raudhah. 

Dahulu, raudhah berada di luar halaman masjid Nabawi, atau tepatnya diantara rumah Rasulullah saw. dan mighrab (mimbar) di Masjid Nabawi. Seiring pembangunan dan perluasan Masjid Nabawi, lokasi itu pun kini berada di dalam masjid.

 

Tempat berukuran 22 x 15 meter itu memang tak pernah sepi, selalu disesaki jamaah baik haji maupun umroh yang berebut untuk beribadah di dalamnya. Setiap jamaah yang melaksanakan ibadah haji maupun umroh, sudah pasti akan merindukan untuk beribadah di Masjid Nabawi, terutama di raudhoh.

Karena perbandingan shalat di masjid Nabawi dan masjid lainnya adalah 1000 pahala. Itulah sebabnya, kenapa lokasi ini memerlukan perjuangan yg cukup berat krn harus berdesakan dengan jamaah lain Karena memang semua orang yang datang ke Madinah sangat merindu untuk bisa beribadah di raudhah.Apalagi bagi para akhwat. Karena lokasi ini memang seringkali dijadikan tempat untuk shaf shalat wajib, Praktis di waktu-waktu shalat wajib, hanya laki-laki saja yang berada di sana.

Para akhwat barulah boleh menuju lokasi raudhah pada waktu dhuha, hingga 30 menit sebelum waktu dzuhur. Itu pun digilir berdasarkan negara.

Sebetulnya, ada kiat khusus agar kita tak harus bersusah payah untuk ke raudhah: Pertama, usahakan kira-kira 3 jam menjelang waktu subuh, kita sudah ada di pintu 17, 18, 19 atau 20.

Kedua, setelah lolos, lalu cari tempat di tengah yang ada payung terbuka dan cari pintu menuju Baburahmah.

Ketiga, masuk pelan-pelan dan kemudian langsung menuju tempat dimana para jamaah mengantri.

Keempat, untuk masuk ke pelataran raudhah memang perlu upaya yg cukup untuk melewati para jamaah yang sedang khusyu berdoa. Karena itu, berusahalah, dan upayakan sampai kira-kira 4 sampai 5 meter dari raudhoh.

Kelima, sambil menungga adzan awal, shalat tahajudlah terlebih dahulu.

Keenam, bila sudah ada aba-aba adzan awal akan berkumandang, maka segeralah merangkak dan upayakan jarak kita 2 meter dari raudhah.

Raudhoh sebagaimana hadist Nabi adalah tempat yang mustajab untuk berdoa dan ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Karena setiap doa yang disampaikan kepada Allah Swt. disana insyaallah akan selalu dikabulkan. Ketujuh, begitu adzan awal berkumandang maka mendekatlah ke raudhoh, lalu duduk di jarak 1,5 meter. Kedelapan, menjelang adan subuh, shaf depan raudhoh dikosongkan untuk persiapan shalat subuh dimana imam akan hadir pas adzan subuh.

Setelah shalat subuh imam akan langsung meninggalkan raudhoh untuk mengimami shalat jenazah. Nah, di saat itulah kita bisa langsung duduk persis di depan raudhah. Seperti itulah kiatnya agar kita bisa mencapai raudhoh secara efektif dan dan tidak terlalu berdesakan-desakan.